oleh

400 Kios di Pasar Pangkalan Balai Pilih Tutup, Dampak Sepi Pengunjung

PANGKALAN BALAI, harianbanyuasin.com – Dampak pandemi yang terjadi saat ini, masih dirasakan pedagang di Pasar Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin.

 

Pedagang di Pasar Pangkalan Balai, mengeluh masih sepinya pembeli yang datang ke pasar. Dari pantauan, pedagang yang ada di pasar terlihat hanya duduk-duduk sambil menunggu pembeli.

 

Ada pula pedagang yang sampai tertidur, karena sejak pagi belum ada pembeli yang datang. Tak sedikit pula, pedagang yang duduk di depan los mereka sambil bercerita.

 

“Aduh sepi sekali pembeli. Lihat saja ini, bisa sambil tidur-tiduran. Karena tidak ada yang belanja,” Lia pedagang pakaian jadi, Rabu (15/9/2021).

 

Tak hanya Lia, pedagang pakaian sekolah juga mengaku dampak pandemi saat ini pembeli pakaian sekolah jauh menurun. Tak seperti sebelum pandemi, saat sekolah masuk banyak orang yang berbelanja pakaian sekolah anaknya.

 

“Sepi, tidak banyak yang belanja seragam sekolah. Padahal, sekarang sudah mulai sekolah, tetapi yang beli pakaian anak sekolah sepinya minta ampun,” kata Asnawi.

 

Hal ini, dibenarkan Kepala DPKUKM Banyuasin Erwin Ibrahim melalui Kepala Pasar Pangkalan Balai Nazirwan ketika ditemui, Rabu (15/9/2021).

 

Menurutnya saat ini daya beli masyarakat masih belum stabil. Terlebih untuk los atau kios pakaian jadi yang sangat berimbas.

 

“Disini ada 710 los atau kios. Sebagian besar tidak buka, karena sepi pembeli. Dari data kami, ada 400 los atau kios pakaian jadi yang tutup karena sepi pembeli,” katanya.

 

Pihaknya juga tidak dapat berbuat banyak. Tutupnya los dan kios yang ada di Pasar Pangkalan Balai, pastinya juga berdampak pada pemasukan PAD dari Pasar Pangkalan Balai.

 

Karena, banyak pedagang terutama dari los atau kios pakaian yang tutup lantaran sepi pembeli. Sehingga, pembayaran los atau kios juga menjadi terhambat.

 

“Retribusi kami target perbulan dari semua los dan kios yang ada di pasar Pangkalan Balai ini senilai Rp Rp 21.500.000 per bulan. Sedangkan, untuk target sewa los atau kios kami targetkan Rp 18.100.000 per bulannya. Untuk retribusi harian target 100% tercapai. Namun untuk retribusi bulanan belum tercapai 100 % terkendala banyak nya Los dan Kios pedagang yg tutup karena pasar sepi,” katanya. (ron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya