oleh

Banyuasin Penghasil Terbesar Budidaya Ikan Patin di Sumsel

TALANG KELAPA, harianbanyuasin.com- Menjadi potensi terbesar budidaya ikan patin di propinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Wabup H. Slamet Somosentono,SH bersama Hj. Renny Astuti, SH.,S.PN, Anggota Komisi IV DPR RI, lakukan panen ikan patin di Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa.

Dalam kegiatan yang merupakan 12 Gerakan bersama masyarakat melalui program Gerakan Perikanan Rakyat (Gerbang Perak) yang berlangsung pada Rabu (20/10/21) tersebut, Wabub H Slamet Somosentoso bersama anggota DPR RI Hj. Renny Astuti, SH.,S.PN sekaligus melakukan dialog bersama Kelompok pembudidaya ikan Jaya Sakti Desa Sungai Rengit.

Disampaikan Wabub H Slamet dalam sambutanya mengatakan, Bahwa potensi budidaya perikanan di Kabupaten Banyuasin dengan jenis ikan air tawar, ikan air payau dan budidaya ikan air laut dan perikanan tangkapan. Saat ini menjadi daerah Banyuasin dikenal sebagai wilayah penghasil budidaya ikan patin terbesar di Sumsel.

Dimana dalam potensi budidaya ikan air tawar sendiri, hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Banyuasin memiliki potensi perikanan budidaya sebesar 309.267,39. dimana pada tahun 2020 total produksi perikanan tangkap sebesar 58.758,85 Ton, dengan jumlah nelayan sebanyak 17.313 orang dan produksi perikanan budidaya sebesar 41.490,52 ton dengan jumlah pembudidaya 8.412 orang, terangnya.

“Pemasaran ikan sendiri khusunya ikan patin, sebagian besar dipasarakan ke Pasar Induk Jakabaring dan Kabupaten-kabupaten dalam Provinsi Sumatera Selatan, dari kegiatan itu saat ini Kabupaten Banyuasin sudah dikenal sebagai penghasil ikan patin terbesar di Sumatera Selatan, dengan pusat produksi berada di Desa Sungai Rengit Kecamatan Talang Kelapa,” ungkapnya.

Untuk total produksi sehari-hari diketahui bisa mencapai 40 Ton lebih, dengan perhitungan tentu biaya pakan yang juga lumayan besar sekitar 50 Ton/harinya, oleh karena itu dia berharap kepada Dirjen Kelautan dan Perikanan dan Ibu Hj. Renny Astuti, SH, S.PN agar di Kabupaten Banyuasin bisa berdiri pabrik pakan ikan yang berkualitas dan menghemat pengeluaran para kelompok perikanan yang ada di Kabupaten Banyuasin, usulnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya