oleh

Jeritan Siswa SMK Negeri 1 Rambutan, Begini Pesannya Buat Gubernur dan Bupati

RAMBUTAN, harianbanyuasin.com – Sejak berdiri tahun 2016, kondisi jalan menuju SMK Negeri 1 Rambutadinasn tak ada perubahan. Jalan tanah merah, membuat siswa harus berjibaku untuk menuntut ilmu.

 

Seperti di kala musim hujan sekarang ini, akses jalan menjadi becek dan licin. Hingga tak sedikit siswa yang seragamnya kotor lantaran terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Bahkan, bagi mereka yang takut mengendarai sepeda motor, memilih berjalan kaki sejauh 2 Km dengan membuka sepatu mereka.

 

Salah satu siswa SMK Negeri 1 Rambutan, mengaku setiap harinya dia dan teman-temannya yang lain harus berjuang untuk bisa sampai di sekolah. Tak jarang, mereka harus sampai di sekolah dengan kondisi seragam kotor karena tanah merah.

 

“Kami mohon bantuan kepada bapak Gubernur Herman Deru dan bapak Bupati Askolani untuk perbaikan jalan kami ini. Karena akses jalan ke sekolah kami ini susah, pak. Kami harus menempuh jalan panjang. Kotor-kotoran, ada yang terjatuh dan terbalik dari motor,” kata dia.

 

Dalam video berdurasi 1,15 menit yang diterima harianbanyuasin.com, memperlihatkan bagaimana sulitnya siswa melintasi jalan tersebut. Siswa yang baru keluar dari sekolahnya itu akan pulang ke rumah.

 

Ada yang mengendarai sepeda motor, namun ada yang memilih untuk membuka sepatu dan menentengnya sambil berjalan kaki. Bahkan, ada siswa yang terjatuh lantaran jalan yang licin, hingga tertimpa sepeda motor. Pemandangan seperti ini sudah menjadi keseharian siswa yang menimba ilmu di SMK Negeri 1 Rambutan, di saat musim penghujan.(yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya