oleh

Kasus Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya

PALEMBANG, harianbanyuasin.co.id – Majelis Hakim PN Kelas IA Khusus Tipikor Palembang, menjatuhkan vonis kedua terdakwa. Kasus dugaan korupsi Masjid Sriwijaya, Rabu (29/12).

 

Kedua terdakwa itu, Mukti Sulaiman, mantan Sekda Sumsel. Dan Ahmad Nasuhi, mantan Plt Kabiro Kesra Pemprov Sumsel. Keduanya dinilai bersalah oleh majelis hakim.

 

Keduanya dinyatakan melanggar pasal 2 ayat 1 UU No 31 tahun 1999, sebagaimana diubah dan ditambah UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Jo pasal 55 ayat (1) ke-1, jo pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

‘’Mukti Sulaiman divonis 7 tahun penjara. Sedangkan Ahmad Nasuhi divonis 8 tahun penjara,” ujar Ketua Majelis Hakim Abdul Azis SH MH, saat membacakan putusan, Rabu (29/12).

BACA JUGA :  Herman Deru Ajak Anggota Komunitas Sedan Sriwijaya Jadi Pelopor Keselamatan di Jalan Raya

 

Selain vonis penjara, keduanya juga dijatuhi denda Rp400 juta, subsider empat bulan kurungan.

 

Yang memberatkan keduanya, karena tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas korupsi. Serta perbuatan keduanya dinilai meresahkan masyarakat.

 

Hakim mengatakan, yang meringankan kedua terdakwa yakni belum pernah dihukum. “Serta keduanya bersikap sopan selama persidangan,” jelas hakim. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya