oleh

Lurah Betung Serahkan Santunan Bagi 37 Yatim Piatu dan Duafa

BETUNG, harianbanyuasin.com – Bulan Muharam yang diyakini umat muslim sebagai salah satu bulan suci yang memiliki keutamaan amalan berlipat ganda ampunan dan kebaikan didalamnya, dijadikan momentum oleh Pemkab Banyuasin untuk mengisi kegiatan dengan menyantuni anak yatim piatu.

Gagasan yang dimotori oleh Bupati Banyuasin H. Askolani ini turut dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Betung, gerakan menuntut amal 10 Muharam 1443 Hijriah kali ini juga melaksanakan penyantunan bagi anak yatim piatu di wilayah tersebut. Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Betung ini dihadiri Lurah Betung, Sudirman.

Sudirman, SSos MSi dalam sambutannya menjelaskan bahwa santunan untuk anak yatim piatu tersebut bersumber dari pegawai dan juga sejumlah donatur yang berada dilingkungan Kelurahan Betung.

“Santunan ini kita berikan untuk 37 anak yatim dan piatu, penyerahan kita lakukan di Kantor Kelurahan Betung, Masjid Nahid Abdul Azis RT 26 dan RT 45,” kata dia pada harianbanyuasin.com

Lebih lanjut, mantan Sekretaris Lurah Betung ini menyebutkan, selain mendukung program yang dicanangkan oleh Pemkab Banyuasin, dalam sebuah hadits umat muslim juga disebutkan bahwa Rasulullah SAW sangat menyayangi anak-anak yatim, terlebih ketika pada hari Asyura atau 10 Muharam.

“Barangsiapa yang melakukan kebaikan pada bulan-bulan tersebut, pahalanya akan dilipatgandakan oleh Allah Subhanahu Wa Taala,” ulas dia.

Sementara itu pengurus PK KNPI Betung, Ahmad mengapresiasi langkah yang dilakukan Pemerintah Kelurahan Betung dalam mendukung program Pemkab Banyuasin yang salah satunya menyantuni anak yatim piatu.

“Sebuah langkah yang baik dimasa pandemi Covid-19, selain beramal juga membantu adik-adik kita yang saat ini membutuhkan bantuan. Semoga ini menjadi teladan bagi semua masyarakat yang mampu di wilayah Kecamatan Betung agar peka terhadap lingkungan,” tutup dia. (jau)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya