oleh

Pegang Payudara Gadis 15 Tahun, Kakek 65 Tahun Dibui

PANGKALAN BALAI, harianbanyuasin.com – Rusli (56), warga Palembang ini harus menghabiskan masa tuanya di jeruji besi Polres Banyuasin.

Pasalnya, dia ditangkap polisi lantaran melakukan pelecehan seksual terhadap gadis berusia 15 tahun.

Kakek bau tanah ini nekat memegang payu daya remaja itu lantaran tergiur kemolekan tubuh korban.

Peristiwa itu terjadi di Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin, Selasa (19/10/2021) sekitar pukul 16.30 WIB.

Informasi yang berhasil dihimpun, Selasa (26/10/2021), kejadian bermula saat sang kakek meminta sumbangan ke rumah-rumah warga.

Tiba lah di rumah korban, sang kakek Rusli (56) mengetuk pintu rumah korban.

Saat itu, remaja yang masih berusia 15 tahun tersebut berada di rumah sendirian.

Saat pelaku datang untuk meminta sumbangan, korban yang sendirian di rumah membukakan pintu.

Saat itulah, karena terangsang melihat tubuh korban, yang membuat pelaku gelap mata.

Pelaku berupaya memaksa korban, namun sempat ada perlawanan dari korban. Sehingga, pelaku memaksa memegang payudara korban. Akan tetapi, korban terus saja melawan.

“Karena kelihatan payudaranya, jadi langsung aku pegang saja. Korban langsung teriak,” kata pelaku yang diamankan di Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin, Selasa (26/10/2021).

Korban yang dipegang daerah sensitifnya, spontan berteriak. Keluarga korban yang rumahnya tidak jauh dari lokasi, mendengar teriakan korban, sehingga sejumlah warga langsung berdatangan.

Pelaku tidak dapat mengelak lagi, ketika diceritakan korban bahwa dirinya sudah diperlakukan tidak senonoh.

Keluarga korban dan warga sekitar, langsung mengamankan pelaku yang merupakan warga Palembang ini karena perbuatannya.

Kasatreskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra didampingi Kanit PPA Ipda Try Nensy menuturkan, pelaku yang diamankan langsung diserahkan ke Polsek dan pihak Polsek langsung berkoordinasi dengan Unit PPA Satreskrim Polres Banyuasin.

“Pelaku saat ini sudah kami amankan di unit PPA untuk dilakukan pemeriksaan dan pemberkasan. Dari data yang kami peroleh juga, ternyata pelaku ini merupakan residivis kasus senjata tajam,” kata Ikang. (ron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya