oleh

Petani di Jalur ini Kirim Surat Terbuka ke Bupati Banyuasin

Harga Pupuk Tembus Rp 500.000/sak

SRIKATON, harianbanyuasin.com- Akibat harga pupuk yang meroket, petani padi asal Desa Srikaton Kecamatan Air Saleh mengirim surat terbuka untuk Bupati Banyuasin.

 

Itu dilakukan petani, lantaran harga pupuk saat ini telah menembus Rp 500.000/sak (per karung 50 Kg). Dalam surat terbuka yang dikirimkan melalui media sosial Facebook itu, petani yang bernama Sulay tersebut meminta solusi Pemkab Banyuasin.

 

Dan dia berharap agar harga pupuk di wilayah jalur bisa turun. Supaya petani tidak menjual lahan persawahannya hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

 

“Pada hari ini di jalur 10 khususnya di Desa Srikaton dan wilayah Kecamatan Air Saleh, harga pupuk non subsidi sudah mencapai Rp 500.000/sak. Bagaimana solusi agar harga pupuk itu turun dan apakah petani tahun ini harus menjual lahan sawah mereka,” geram Sulay saat dihubungi Harian Banyuasin, Kamis (25/11/21).

 

Menurutnya, pemerintah harus mencari solusi terkait hal itu, mengingat masyarakat di jalur Air Saleh mayoritas adalah petani padi. Sementara pupuk subsidi baik dari Kartu Petani atau Kelompok Tani. Itu hanya dibantu 1 sak per 2 hektar lahan pertanian. Sedangkan untuk kebutuhan satu hektar lahan pertanian itu harusnya membutuhkan 4 sak pupuk.

 

Sementara itu Sulaiman warga yang sama mengungkapkan hal yang sama. Kata dia, bagaimana petani akan sejahtera sementara untuk harga jual padi sendiri tidak sebanding dengan harga pupuk. Dimana fungsi pupuk sendiri dalam pertanian itu sangatlah penting untuk bisa panen. Dan kalau tidak dipupuk sama saja hasilnya pun akan merugikan petani sendiri.

 

“Semua pupuk baik urea, NPK Mutiara maupun pupuk phonska itu semuanya naik. Dan kalau bisa kepada pemerintah cari solusi agar pupuk non subsidi itu bisa turun. Dan harga jual padi juga bisa naik, karena memang mayoritas masyarakat memenuhi kebutuhan hidup dari pertanian,” ungkapnya.(son)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya