oleh

PGRI Banyuasin akan Gelar Try Out Bekal Tes Guru P3K

RIMBA BALAI, harianbanyuasin.com – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan tetap memfasilitasi para guru honor dalam menghadapi persiapan tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) nanti.

Sebagai langkah pendampingan, pihak PGRI Sumsel bersama PGRI Kabupaten Banyuasin akan mengadakan try out bagi guru P3K dalam menghadapi tes nantinya.

“Kita akan memfasilitasi para guru honor yang akan mengikuti seleksi atau tes P3K, diharapkan nantinya mereka lulus sesuai kebutuhan guru di Kabupaten Banyuasin,” tutur ketua PGRI Kabupaten Banyuasin Nasutman SPd MSi, usai membuka rapat koordinasi dengan PGRI kecamatan, Kamis lalu.

Rapat PGRI kecamatan di selenggarakan di Sekolah Menegah Atas (SMA) Negeri 3 dihadiri 21 kepengurusan PGRI kecamatan guna membahas berbagai program yang sudah berjalan dan yang akan dikerjakan di tahun 2021.

Program sudah berjalan, yakni, kunjungan PGRI Banyuasian ke rumah peserta didik dalam pendampingan guru SD mengajar, memberikan sumbangan bagi keluarga korban, memberikan santunan korban kebakaran dan lain-lain.

Masih menurut Nasutman, kepengurusan PGRI Banyuasin dan provinsi Sumatera Selatan merasa terpanggil demi memperjuangkan para honorer untuk diangkat sebagai P3K, sehingga calon peserta tes akan mendapatkan informasi yang jelas terkait seleksi P3K.

Perlu diketahui Pemerintah melalui laman Kemdikbud.go.id mengumumkan telah membuka kesempatan bagi para guru honorer, termasuk guru tenaga honorer kategori 2 (eks-THK-2).

Mereka diberikan kesempatan untuk mendaftar dan mengikuti ujian seleksi menjadi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021.

Seleksi ini terbuka bagi guru honorer yang terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik), serta lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang saat ini tidak mengajar.

Menurut Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin, pemerintah menempatkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sebagai prioritas nasional.

“Meskipun tugas pengajaran adalah tugas seluruh anggota masyarakat, tapi guru memiliki peran yang sangat penting untuk menghasilkan SDM unggul,” kata Wapres.

Untuk itu, lanjut dia, diperlukan pendidik yang memiliki kompetensi yang tinggi dan yang tidak boleh dilupakan, jumlahnya harus memadai.(muk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Lain-nya