oleh

SMPN 1 Talang Kelapa Galakan Tanam Obat dan Sayuran

SUKAMORO, harianbanyuasin.com – Kondisi pandemi pembelajaran kegiatan Pramuka sangat tidak bisa dilaksanakan, sebab pasti akan berkerumun.

Namun, SMPN 1 Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin punya trik sendiri. Pembina pramuka mengusulkan kepada Waka kesiswaan sebuah program kerja yang tetap bisa belajar namun patuh dengan protokol kesehatan.

Tentunya kegiatan didasarkan pada 12 program Bupati Banyuasin, yakni gerakan pengembangan tanaman obat, rempah dan umbian (gerbang tobaru) dan gerakan menanam sayur (gertas), salah satunya menanam apotik hidup di lingkungan kelas dan sekolah.

”Tentunya gagasan ini saya menyambut baik dan memberikan usulan untuk ditambah jenis tanamannya selain apotek hidup juga ada sayur sayurnya,” ucap Kepala Sekolah (kepsek) SMPN 1 Talang Kelapa Erlin Farida SPd.

BACA JUGA :  Akhirnya Bupati Panca Copot Dirut RSUD Ogan Ilir

Kepsek menambahkan, salah satu pembina pramuka di SMPN 1 Talang Kelapa kebetulan juga peserta calon guru penggerak sehingga bisa mengkolaborasikan antara aksi nyata dan kepramukaan di SMPN 1 Talang Kelapa dengan berkebun.

”Selain bertanam pada media hidroponik juga dengan cara konvensional, Jenis tanaman yang di tanam dalam media hidroponik yaitu kangkung, sawi pakcoy dan sawi caisim sedangkan yang ditanam secara konvensional ada tanaman singkong, pohon salam,  jeruk nipis dan apotek hidup seperti jahe, lengkuas, bangle, kencur, sereh, kunyit dan lainnya,” jelasnya.

Kepsek berujar, ide ini berawal dari koordinasi kegiatan kepramukaan antara kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan pembina pramuka serta calon guru penggerak, sehingga menjadi sebuah kolaborasi pendidikan yang selaras dengan program bupati Banyuasin.

BACA JUGA :  Pengurus Muhammadiyah Shalat Tarawih Bersama di Mesjid Al -Jihad Desa Lubuk Lancang

”Untuk panen sendiri kami sudah beberapa kali panen untuk instalasi hidroponik yang di belakang sanggar pramuka, namun untuk instalasi yang baru, yang berada di taman baru 2 kali ini dan hasil panen biasa di bagi ke anak-anak yang merawat atau rekan guru di sekolah,” pungkasnya.

Kepsek berharap dari gertas dan gerbang tobaru di SMPN 1 Talang Kelapa ini dapat menjadi sumber pembelajaran baru untuk peserta didik supaya kelak di masa masa yang akan data mereka memiliki keterampilan hidup di masyarakat.(ari)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya