oleh

Wabup Berikan Waktu Satu Minggu, Perbaiki Jalan Rusak Akibat Operasional Jalan Tol

SEMBAWA, harianbanyuasin.com – Jalan Padat Karya yang menelan anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Banyuasin senilai Rp 1.168 Miliar, sudah mengalami kerusakan. Warga menuding, kerusakan akibat kendaraan oprasional pembangunan jalan ton yang dikerjakan PT Waskita Karya.

 

Untuk memastikan hal itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono bersama anggota DPRD Banyuasin Sriyatun, Kadis PUTR H Ardi Arfani, Inspektorat Zakirin, Tapem serta pemerintah kecamatan dan desa langsung melakukan pengecekan lapangan, Kamis (13/1/2022).

 

Ternyata benar saja, dari pantauan ada beberapa titik jalan yang rusak dampak dari kendaraan berat aktivitas pembangunan jalan tol. Bahkan, ada salah satu titik jalan yang berlumpur dampak dari tidak berfungsinya drainase jalan.

BACA JUGA :  Herman Deru Resmikan Interkoneksi Jaringan Listrik Kabel Laut Terpanjang di Indonesia Sumatera-Bangka 

 

 

“Ada empat titik jalan yang baru dibangun mengalami kerusakan akibat aktivitas pembangunan jalan tol. Kami harap dapat segera diperbaiki pihak PT Waskita, sebab jalan ini akses vital penghubung 8 desa dalam wilayah kecamatan Sembawa,” harap anggota DPRD Banyuasin Sriyatun.

 

Menurutnya, dari hasil monitoring dilapangan pihak Waskita Karya akan bertanggungjawab atas kerusakan jalan akibat dari aktivitas pembangunan jalan Tol tersebut. “Kita akan terus pantau,” ujarnya.

 

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono meminta pihak PT Waskita Karya segera memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Mengingat jalan itu akan dilakukan pemeriksaan oleh BPK.

 

“Jalan ini baru dibangun dengan anggaran APBD Banyuasin. Sudah rusak, akibat kendaraan berat yang melebihi tonase, kami berikan waktu satu minggu Waskita untuk melakukan perbaikan,” ujarnya.

BACA JUGA :  Ade Indra Chaniago: Bagi-bagi Dana Desa Untuk Wartawan, Itu Pembungkaman Pers Gaya Baru

 

Wabup juga meminta Waskita memperbaiki parit jalan yang mengakibatkan jalan bonyok dan berlumpur. “Parit mesti dibangun supaya air lancar tidak menggenang di jalan yang mengakibatkan jalan menjadi bonyok dan berlumpur,” kata Wabup.

 

Wabup mengatakan, jika tidak segera diperbaiki jalan ini akan menjadi persoalan besar bagi masyarakat. Sebab aktivitas masyarakat berdagang berkebun menjadi terhambat.

 

“Ini jadi terkendala di sektor ekonomi masyarakat sekitar jalan Padat Karya, Kecamatan Sembawa, Banyuasin, jika tidak segera diselesaikan pasti akan banyak masyarakat bertambah masalahnya,” tutupnya.

 

Ditambahkan Kepala PUTR Banyuasin Ir H Ardi Arfani mengatakan, jalan yang rusak ini merupakan jalan kabupaten yang tonasenya hanya 20 ton, sedangkan angkutan Waskita diatas 40 ton.

BACA JUGA :  Akhir Tahun 2022, ada 11 Pengawas SD Pensiun

 

“Harusnya Waskita tidak melintas di jalan ini sebab kapasitas angkutan mereka diatas 40 ton. Namun karena Waskita berjanji akan bertanggungjawab maka diperbolehkan dan hasil kami turun kelapangan bersama pak Wabup Waskita akan segera memperbaiki titik jalan yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

 

Kedepan kata Ardi pihaknya akan mencarikan solusi agar aktivitas pembangunan jalan tol tidak mengganggu atau melintasi jalan kabupaten. “Namun selagi diberbaiki, Waskita bertanggungjawab tidak ada masalah,” pungkas dia. (ron)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Lain-nya